BONEKA PLAYMOBIL MARTIN LUTHER

Diambil dari Warta Jemaat 24 September 2017.

Dalam rangka perayaan 500 tahun Reformasi Martin Luther 2017, sejak 2015 boneka “Little Luther” laris terjual di Jerman. Begitu melihat boneka besar seperti gambar di sebelah ini di etalase toko-toko atau di museum-museum di banyak kota di Jerman, banyak turis berfoto di sebelah boneka ini. Setelah itu mereka pun mencari boneka itu dalam ukuran yang kecil.
Mereka mendapatkannya: boneka playmobil Martin Luther dengan aneka gaya berukuran 7,5 cm. Banyak turis, baik yang berusia muda maupun usia dewasa, baik dari dalam negeri maupun dari mancanegara, membeli boneka-boneka Little Luther. Sampai-sampai majalah Newsweek pada Desember 2015 menuliskan berita dengan judul, “Martin Luther Playmobil Toy is Fastest-Selling of All Time”. Larisnya penjualan boneka playmobil Luther sungguh mengejutkan, dan itu punya makna tertentu!

Makna tertentu yang dimaksudkan di sini adalah berkaitan erat dengan perkembangan zaman sekarang ini, secara khusus dalam konteks dunia Eropa yang biasanya dipandang sebagai telah hanyut dalam budaya sekular, yakni budaya yang memisahkan secara ketat urusan negara dan urusan agama. Beberapa negara Eropa, seperti Swedia, Belanda, Jerman, Swiss, dan Perancis, bahkan sering dianggap sebagai negara-negara yang tidak peduli dengan hidup keagamaan warganya. Oleh karena itu, tidak heran, seperti diberitakan oleh Kompas (21 April 2015), negara-negara tersebut dikatakan sebagai tidak beragam.

Sebenarnya penyebutan bahwa negara tertentu sebagai tidak beragama merupakan tindakan generalisasi, alias aksi “pukul rata”, atas fenomena yang terjadi di negara tertentu itu. Bahwa sebuah negara tertentu tidak mengurusi hidup keagamaan warganya, itu tidak berarti di negara itu warganya tidak beragama atau negara itu tidak beragama. Justru, dapat saja terjadi, di negara seperti itu bertumbuh subur rupa-rupa corak hidup keagamaan warganya.

Corak hidup keagamaan yang paling mencolok di banyak warga Eropa memang menunjukkan kurangnya, bahkan tiadanya, keterkaitan secara langsung atau formal dengan institusi-institusi agama yang ada. Banyak warga Eropa, secara khusus yang muda, menghayati dan mewujudkan nilainilai yang diajarkan oleh agama-agama, tetapi mereka tidak mau terikat oleh agama tertentu. Kadang-kadang mereka berani berkata, “Kami ber-Tuhan, tapi tanpa agama!” Menurut mereka, ber-Tuhan tanpa agama adalah jauh lebih baik daripada beragama tetapi tanpa Tuhan. Terang saja, konsekuensi dari corak hidup keagamaan seperti ini adalah banyaknya bangku gereja yang kosong pada waktu kebaktian-kebaktian Minggu berlangsung. Konsekuensi yang juga tidak jarang terjadi adalah gedung gereja berubah fungsi. Sebagian besar jadi museum. Sebagian lagi jadi gedung pertunjukan.

Ketika menerima berkat dan sekaligus mandat dari Fakultas Teologi UKDW Yogyakarta untuk mengikuti undangan “study trip” dari United Evangelical Mission (UEM) ke beberapa negara Eropa pada Agustus 2017 lalu, saya merasakan secara langsung „roh zaman‟ yang berembus di negara-negara Eropa. Ada getar-getar keprihatinan yang membuat diri bertanya. Ada juga getar-getar harapan yang membuat diri berdoa. Ketika melihat boneka playmobil Martin Luther dan mengetahui bahwa boneka ini laris terjual di Eropa, saya sempat berdiskusi tentang hal ini dengan seorang rekan yang berasal dari Jerman. Rekan ini bercerita bahwa minat banyak orang terhadaboneka ini adalah lebih karena ingin menjadikan boneka ini sebagai media pendidikan bagi anak-anak Eropa. Melalui boneka “Little Luther” dan melalui perayaan 500 tahun Reformasi Luther 2017, banyak orang tua berharap, anak-anak dapat menyenangi figur sejarah pembaru gereja, yaitu Martin Luther. Lebih dari itu, mereka berdoa, melalui pembelajaran sejarah gereja, terjadi lagi dan lagi dan lagi pembaruan hidup beragama dan hidup bergereja.

Oh ya, setelah berdiskusi, saya menyempatkan diri berfoto di sebelah boneka “Little Luther”. Lalu teman-teman pun berkomentar, “Kamu mirip adik kakakdengan boneka Luther!” Gubrak deh.

 

0 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *